Fungsi Tombol PFL,AFL,SIP pada mixer audio
Fungsi Tombol PFL, AFL, dan SIP pada Mixer Audio (Panduan Lengkap Update 2026)
Dalam pengoperasian mixer audio, terdapat beberapa tombol penting yang sering membingungkan pemula, yaitu PFL, AFL, dan SIP. Ketiga tombol ini sangat krusial untuk proses monitoring dan pengaturan suara yang presisi.
Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap fungsi tombol PFL, AFL, dan SIP pada mixer audio, cara kerjanya, serta contoh penggunaannya dalam sound system lapangan, studio, dan sistem audio modern hingga tahun 2026.
Apa Itu PFL, AFL, dan SIP?
PFL, AFL, dan SIP adalah tombol monitoring yang memungkinkan operator mendengarkan sinyal audio tanpa memengaruhi suara yang keluar ke speaker utama.
Fungsi monitoring ini sangat penting dalam proses setting gain, pengecekan sinyal, dan troubleshooting.
Jika kamu belum memahami fungsi dasar mixer, sebaiknya baca terlebih dahulu artikel fungsi mixer audio.
Fungsi Tombol PFL (Pre-Fade Listen)
PFL (Pre-Fade Listen) adalah tombol monitoring yang memungkinkan kita mendengarkan sinyal audio sebelum melewati fader.
Ciri Utama PFL
- Level sinyal tidak dipengaruhi posisi fader
- Ideal untuk setting gain
- Tidak mengganggu output utama
Kapan Menggunakan PFL?
- Saat mengecek sinyal mikrofon
- Saat mengatur gain awal
- Saat sound check sebelum acara
Fungsi Tombol AFL (After-Fade Listen)
AFL (After-Fade Listen) adalah tombol monitoring yang mendengarkan sinyal audio setelah melewati fader.
Ciri Utama AFL
- Dipengaruhi posisi fader
- Mencerminkan suara yang benar-benar keluar
- Cocok untuk monitoring live
Kapan Menggunakan AFL?
- Saat acara sedang berlangsung
- Saat mengecek keseimbangan mix
- Saat monitoring output tertentu
Fungsi Tombol SIP (Solo In Place)
SIP (Solo In Place) adalah mode solo yang langsung mematikan channel lain dan hanya menyisakan channel yang dipilih.
Ciri Utama SIP
- Channel lain akan di-mute
- Mengubah mix utama
- Berisiko jika digunakan saat live
Kapan SIP Digunakan?
- Saat rehearsal
- Saat studio recording
- Saat tidak terhubung ke speaker FOH
PERINGATAN: Jangan menggunakan SIP saat live performance karena dapat mematikan suara di speaker utama.
Perbedaan PFL, AFL, dan SIP
| Fitur | PFL | AFL | SIP |
|---|---|---|---|
| Posisi Monitoring | Sebelum fader | Setelah fader | Langsung ke mix utama |
| Pengaruh ke Output | Tidak | Tidak | Ya |
| Aman untuk Live | Ya | Ya | Tidak |
Hubungan PFL/AFL dengan Insert dan Aux
Monitoring PFL dan AFL sering digunakan bersamaan dengan fitur Insert dan Aux Send untuk pengecekan sinyal efek dan monitor panggung.
Pelajari lebih lanjut tentang insert di artikel memahami fungsi insert pada mixer audio.
PFL, AFL, dan SIP pada Mixer Digital Modern
Pada mixer digital modern (2025–2026), fitur PFL dan AFL sering digabung dengan:
- Visual level meter
- Headphone monitoring independen
- Remote control via tablet
- Custom solo mode
Hal ini membuat proses monitoring jauh lebih akurat dan aman.
Kesimpulan
PFL, AFL, dan SIP adalah fitur penting pada mixer audio yang berfungsi untuk monitoring sinyal. Dengan memahami fungsi ketiga tombol ini, kamu dapat mengoperasikan mixer audio secara lebih profesional dan aman.