Apa itu sound system dan audio system?
Ringkasan Cepat: Sound System vs Audio System
Audio System adalah sekumpulan perangkat elektronik (hardware) yang berfungsi mereproduksi suara. Sedangkan Sound System (Tata Suara) adalah satu kesatuan ekosistem yang melibatkan alat (Audio System), Sumber Daya Manusia (Intelektualitas), dan lingkungan (Akustik) yang bekerja secara harmonis untuk mencapai tujuan pendengaran tertentu.
Apa Itu Sound System dan Audio System? Simak Perbedaannya!
Sound system atau tata suara adalah "nyawa" dari sebuah pertunjukan. Tanpa adanya sound system, mungkin orang tak akan mengenal yang namanya konser megah, pagelaran musik orkestra, atau pementasan teater yang memukau. Singkatnya, sound system adalah pendukung utama dari segala kegiatan komunikasi massa dan hiburan di dunia ini.
Namun, kita sering terjebak dalam mengartikan kata sound system ini. Masalahnya, ada istilah lain yang sangat mirip dan sering tertukar, yaitu audio system. Apakah keduanya sama? Mari kita bedah lebih dalam agar tidak salah kaprah.
Sound System dan Audio System: Apa Perbedaannya?
Di Indonesia, kata sound system sudah mendarah daging. Namun, kalau kita menengok ke negara lain, pengertiannya bisa berbeda. Di luar negeri, sound system sering diartikan sebagai unit alat spesifik seperti Surround Sound System 7.1 atau Hi-Fi System. Bahkan di Jamaika, istilah ini merujuk pada sebuah kelompok/kolektif yang terdiri dari DJ, MC, dan teknisi musik ska.
Untuk di Indonesia sendiri, saya akan mencoba mengartikannya sesuai dengan kaidah yang berlaku di negeri kita tercinta ini.
1. Pengertian Audio System (Perangkat)
Audio system adalah sekumpulan alat elektronik yang berfungsi untuk mereproduksi suara, baik dalam lingkup rekaman (recording) maupun panggung (live stage). Ini adalah "bendanya" atau spesiesnya. Mixer, kabel, dan speaker secara individu adalah bagian dari audio system.
2. Pengertian Sound System (Ekosistem)
Berbeda dengan audio system, Sound System adalah penyempurnaan yang memadukan seluruh faktor pendukung secara sistematis. Jika audio system adalah jenis spesiesnya, maka sound system adalah ekologinya.
"Sound system atau dalam bahasa indonesianya tata suara adalah sekumpulan peralatan elektronik audio dan sumber daya intelektual yang tertata sedemikian rupa agar tercipta keharmonisan dalam mereproduksi suara. Tujuannya adalah mengolah sinyal, meningkatkan level suara (gain), dan menyalurkannya ke loudspeaker sehingga terdengar kembali oleh telinga dengan kualitas yang selaras."
Jadi, kalau Anda punya peralatan canggih tapi tidak ada orang yang bisa mengoperasikannya dengan benar, itu belum bisa disebut Sound System yang sukses. Itu hanyalah tumpukan Audio System yang mahal.
Faktor Pendukung Utama Sound System
Agar tercipta sebuah tata suara yang mumpuni, ada 8 faktor utama yang saling berkaitan. Jika satu saja pincang, maka hasilnya akan kacau.
1. SDM (Sumber Daya Manusia) - Faktor Paling Vital
Sehebat apa pun alat Anda, semuanya akan hambar tanpa tangan dingin yang handal. SDM di sini meliputi Soundman, Sound Engineer, hingga kru lapangan. Inilah faktor intelektualitas yang sering dilupakan, padahal dialah yang menentukan sistem tersebut bekerja sesuai standar atau tidak.
2. Mixer Audio
Berfungsi sebagai jantung dari tata suara. Mixer mencampur berbagai sinyal instrumen dan vokal menjadi satu harmoni. Di era 2026 ini, FOH Mixer Digital sudah menjadi standar karena fitur converter dan prosesor internalnya yang sangat lengkap.
3. Converter dan Inverter (Prosesor)
Gunanya untuk mengolah frekuensi sebelum dikirim ke power. Converter meliputi Equalizer dan Crossover (pembagi frekuensi), sedangkan Inverter (istilah elektronik untuk pengolah sinyal) meliputi Compressor, Noise Gate, dan Efek. Sekarang, alat-alat ini sudah banyak diringkas ke dalam satu unit Digital Loudspeaker Management System (DLMS).
4. Power Amplifier
Inilah otot dari sound system. Power amplifier bertugas menguatkan sinyal kecil dari mixer menjadi tenaga besar untuk menggerakkan speaker. Pemilihan power harus disesuaikan dengan nilai Impedansi (Ohm) speaker agar tidak terbakar atau kekurangan tenaga.
5. Speaker (Loudspeaker)
Alat yang mengubah getaran listrik menjadi gelombang suara yang kita dengar. Mulai dari sistem Sound System Gantung (Line Array) hingga subwoofer groundstack, speaker adalah ujung tombak dari seluruh sistem.
6. Instrument Amps
Amplifier khusus untuk alat musik (Gitar, Bass, Keyboard) yang ada di panggung. Ini adalah sumber suara awal sebelum ditangkap mik atau DI-Box. Untuk referensi, Anda bisa baca jenis amplifier gitar yang populer di lapangan.
7. Kabel dan Konektor
Jika mixer adalah jantung, maka kabel audio adalah urat nadinya. Penggunaan kabel berkualitas dan konektor standar seperti Jack Speakon sangat menentukan apakah sinyal akan sampai dengan bersih atau penuh dengung (noise).
8. Alat Pendukung Sekunder
Jangan sepelekan stand mic, stand book, hingga peralatan service darurat. Termasuk juga alat musik (instrument) seperti drum set dan keyboard. Semuanya harus ada dalam kondisi prima agar acara berjalan lancar.
Kesimpulan
Jadi, jangan bingung lagi ya! Audio System adalah perangkatnya, sedangkan Sound System adalah keseluruhannya—termasuk cara Anda memasang, mengatur, dan mengoperasikannya. Di Indonesia, ada juga pengertian unik bahwa sound system adalah "jasa penyewaan". Ya, itulah ciri khas negeri kita yang cinta kesederhanaan!
Semoga artikel ini menambah wawasan Sobat Sound on Mike. Jika ada yang kurang atau ingin ditambahkan, silakan coret-coret di kolom komentar di bawah ini!
Komentar
Posting Komentar
Be smart,be polite,dont do spam act...comment wisely.
Using unknown/anonimous account Will not publish