RAGAM JENIS CONNECTOR JACK AUDIO
Ringkasan Konektor Audio:
Konektor atau "Jack" adalah jembatan utama sinyal suara. Kesalahan memilih jenis jack bisa berakibat fatal pada kualitas suara, mulai dari noise yang mengganggu hingga sinyal yang hilang (lost signal). Memahami perbedaan sinyal Balanced dan Unbalanced adalah langkah awal menjadi sound engineer profesional.
Ragam Jenis Connector & Jack Audio yang Wajib Anda Ketahui
Jack atau audio connector adalah benda yang sudah tidak asing lagi bagi para pelaku musik dan soundman. Meskipun kecil, benda ini tidak bisa dianggap remeh. Faktanya, sebagian besar kendala audio di lapangan—mulai dari suara pecah hingga masalah fase—bermula dari sini.
Tahukah Anda bahwa bentuk jack yang kita gunakan saat ini sebenarnya sudah berevolusi selama ratusan tahun? Sebelum membahas fungsinya lebih dalam, Anda bisa menyimak Sejarah Lengkap Penemuan Jack Audio untuk menambah wawasan Anda.
Mengenal Jenis-Jenis Connector Audio
1. Jack XLR (Canon)
Inilah raja konektor di panggung profesional. Sering disebut "Jack Mic", XLR memiliki dua jenis: Male (Cowok) dan Female (Cewek). Jack ini mendukung sinyal Balanced yang sangat efektif membuang gangguan induksi kabel yang panjang.
Pelajari selengkapnya: Tutorial Cara Pasang Jack XLR.
2. Jack Phones / Akai (1/4 Inch)
Biasa digunakan untuk instrumen seperti gitar atau keyboard. Jack ini memiliki dua tipe utama:
- TS (Mono): Memiliki satu garis hitam, digunakan untuk sinyal Unbalanced.
- TRS (Stereo): Memiliki dua garis hitam, bisa digunakan untuk sinyal Balanced atau output headphone.
3. Mini Jack 3.5mm (Smartphone & Laptop)
Konektor kecil ini sering kita temui pada perangkat harian. Untuk kebutuhan profesional seperti recording atau podcasting menggunakan HP, kita mengenal tipe TRRS (RSST) yang memiliki tiga garis hitam untuk mendukung audio sekaligus mikrofon.
4. Jack RCA (Coaxial)
Jack RCA identik dengan warna Merah dan Putih. Biasanya digunakan untuk menghubungkan DVD player, laptop, atau perangkat multimedia lainnya ke mixer audio.
5. Jack Speakon
Didesain khusus untuk menyambungkan power amplifier ke box speaker. Memiliki sistem pengunci (lock) yang sangat aman sehingga kabel tidak akan terlepas meskipun terkena getaran bass yang kencang.
6. Combo Jack (Socket)
Inovasi pada panel mixer terbaru yang memungkinkan satu lubang socket menerima input XLR maupun Jack Akai secara bergantian. Sangat praktis!
Kesimpulan: Never Underestimate Small Things!
Sebagus apa pun mixer atau speaker Anda, jika konektor yang digunakan berkualitas rendah atau solderannya buruk, hasilnya akan mengecewakan. Untuk investasi jangka panjang, saya sangat menyarankan menggunakan konektor berkualitas seperti merk Neutrik atau Amphenol.
Semoga ulasan ragam jenis connector audio ini bermanfaat untuk proyek sound system Anda berikutnya. Jangan biarkan hal kecil merusak karya besar Anda!

