7 Kesalahan Fatal Operator Sound System Pemula dan Cara Menghindarinya
Wajib Tahu!
Menjadi operator sound system bukan sekadar menaikkan fader. Satu kesalahan kecil bisa merusak peralatan mahal atau mempermalukan pengisi acara di depan penonton.
7 Kesalahan Fatal Operator Sound System Pemula & Cara Menghindarinya
Dunia live sound penuh dengan tekanan. Di tengah keriuhan acara, operator seringkali melakukan kesalahan-kesalahan dasar yang sebenarnya bisa dihindari. Mari kita bedah satu per satu agar Anda tampil lebih profesional.
1. Mengabaikan "Gain Staging" (Lampu Clip Menyala Merah)
Kesalahan nomor satu adalah membiarkan lampu Peak atau Clip di mixer menyala merah. Banyak pemula mengira suara keras itu bagus, padahal sinyal yang "merah" artinya suara sudah distorsi. Pelajari kembali cara mengatur gain staging yang benar di mixer agar suara tetap jernih dan aman.
2. Mematikan Mixer Sebelum Mematikan Power Amplifier
Ini menyebabkan suara "jedug" keras yang bisa merusak driver. Lonjakan listrik saat mixer mati mengirim sinyal kejut ke amplifier. Pastikan Anda sudah memahami koneksi kabel speaker yang aman agar tidak terjadi korsleting saat lonjakan daya terjadi.
3. Malas Melakukan Checksound Per Channel
Hanya menaikkan fader master tanpa mengecek satu per satu instrumen melalui tombol PFL adalah tindakan ceroboh. Anda tidak akan tahu mic mana yang bermasalah.
4. "Melawan" Feedback dengan Menaikkan Volume
Jangan melawan feedback dengan menaikkan volume, tapi carilah frekuensi yang bermasalah. Anda bisa melakukan manajemen frekuensi menggunakan DLMS untuk memotong (cut) frekuensi liar penyebab feedback.
5. Tidak Memperhatikan Fase Kabel (Out of Phase)
Jika bass terasa hilang, bisa jadi polaritas terbalik. Kesalahan penyambungan jack bisa membuat suara saling meniadakan. Gunakan panduan mendeteksi speaker yang terbalik fasenya untuk memastikan audio Anda tetap solid.
6. Setting EQ yang Terlalu Ekstrem
EQ diciptakan untuk mengoreksi. Jika suara kurang jernih, coba potong frekuensi Low-nya dulu sebelum menaikkan High secara berlebihan.
7. Lupa Menyimpan (Save) Preset di DLMS
Untuk pengguna perangkat digital, selalu ingat menekan tombol Save. Satu kali mati lampu, semua settingan crossover Anda akan hilang kembali ke nol.
Kesimpulan
Menghindari kesalahan di atas akan membuat peralatan Anda lebih awet dan kualitas suara acara Anda jauh lebih baik. Kuncinya adalah: Gunakan Telinga, Bukan Hanya Mata!
Must Know!
Being a sound operator is more than just moving faders. One small mistake can damage expensive gear or embarrass performers.
7 Fatal Mistakes for Beginner Sound Operators & How to Avoid Them
The world of live sound is intense. Let's break down basic mistakes so you can perform more professionally.
1. Ignoring "Gain Staging"
Letting the Clip lights stay red causes distortion. Learn how to set gain staging correctly to keep your audio clean.
2. Shutdown Sequence Errors
Turning off the mixer before the amp causes a loud "thump." Ensure your speaker connections are secure to handle power surges safely.
3. Skipping Individual Checks
Always use the PFL button to check each channel before the event starts.
4. Fighting Feedback
Instead of raising volume, use DLMS management to cut the frequencies causing the feedback.
5. Phase Issues
Reversed polarity cancels out sound. Follow this guide to detect out-of-phase speakers.
6. Extreme EQ Settings
EQ is for correction. Try cutting muddy frequencies before boosting others.
7. Forgetting to Save Presets
Always hit Save on your digital gear to prevent losing your crossover and EQ settings.
Conclusion
Avoiding these errors will make your gear last longer and improve sound quality. Key: Use Your Ears, Not Just Your Eyes!
Komentar
Posting Komentar
Be smart,be polite,dont do spam act...comment wisely.
Using unknown/anonimous account Will not publish