Memahami fungsi Aux pada mixer
Ringkasan Fungsi Aux:
Aux (Auxiliary) adalah jalur output tambahan di luar Main Out (L/R). Fungsi utamanya adalah mengirim sinyal mandiri untuk Monitor Panggung, Efek Eksternal, hingga manajemen Subwoofer secara terpisah tanpa mengganggu output utama penonton.
Memahami Fungsi Aux pada Mixer Audio dan Cara Menggunakannya
Mixing console atau mixer memiliki banyak fitur yang seringkali membuat pemula bingung, salah satunya adalah tombol-tombol bertuliskan Aux. Bagi seorang sound engineer, Aux adalah "senjata rahasia" untuk menciptakan keseimbangan suara yang sempurna antara penonton (FOH) dan pemain musik di panggung.
Auxiliary atau Aux adalah tambahan paling penting jika kita berbicara mengenai pementasan live dengan single mixing console. Mari kita bahas tiga fungsi utamanya yang wajib Anda kuasai.
1. Aux sebagai Jalur Monitor Stage
Fungsi yang paling umum adalah mengirim sinyal dari mixer ke speaker monitor panggung. Dengan menggunakan Aux, pemain musik bisa meminta volume instrumen mereka diperkeras di panggung tanpa mempengaruhi volume yang didengar oleh audiens di depan.
Tips: Gunakan mode Pre-Fader untuk monitor. Tujuannya agar volume di panggung tetap stabil meskipun Anda menaikkan atau menurunkan fader utama. Untuk panduan teknisnya, silakan baca artikel saya tentang Cara Setting On-Stage Monitor System.
2. Aux-Fed Subwoofer (Memilah Input Sub)
Banyak operator mengirimkan seluruh instrumen (Global Output) ke subwoofer. Hasilnya? Suara vokal atau simbal drum ikut masuk ke speaker sub, yang mana ini adalah anomali. Sistem subwoofer Anda akan bekerja maksimal jika hanya menerima instrumen berfrekuensi rendah saja.
Dengan menggunakan Aux Send sebagai input sub, Anda bisa memilih instrumen apa saja yang masuk ke subwoofer, seperti:
- Kick Drum
- Tom Floor
- Kendang (Dut)
- Bass Gitar
- Cajon
Cara ini akan membuat suara low menjadi lebih jernih, padat, dan tidak berlumpur (muddy).
3. Aux sebagai Input Efek Eksternal
Jika mixer Anda tidak memiliki efek internal yang mumpuni, Anda bisa menggunakan efek eksternal (reverb/delay). Kelebihannya, dengan menggunakan Aux Send, Anda memiliki "kemerdekaan" penuh untuk mengatur besaran efek pada setiap instrumen secara mandiri. Misalnya, suara vokal diberi banyak reverb, sementara drum hanya diberi sedikit saja.
Pre-Fader vs Post-Fader: Jangan Sampai Tertukar!
Dalam menggunakan Aux, pemahaman saklar ini sangat penting:
- Pre-Fader: Sinyal dikirim sebelum fader channel. Sangat disarankan untuk Monitor Panggung.
- Post-Fader: Sinyal dikirim setelah fader channel. Sangat disarankan untuk Efek dan Subwoofer.
Memahami fungsi Aux akan memberikan kebebasan bagi Anda untuk berkreasi dalam pengolahan suara panggung. Jika Anda masih menemukan kendala atau anomali saat setting Aux, jangan ragu untuk bertanya melalui kolom komentar di bawah!
Semoga bermanfaat, keep clarity!
Baca Juga Panduan Lainnya:
REKOMENDASI UNTUK ANDA:
Komentar
Posting Komentar
Be smart,be polite,dont do spam act...comment wisely.
Using unknown/anonimous account Will not publish