onstage monitor system : cara setting speaker monitor panggung

Mengapa Monitor Itu Vital?

Monitor panggung adalah referensi utama bagi pemusik. Jika pemain musik tidak bisa mendengar instrumen mereka dengan jelas, performa mereka akan berantakan, dan sebagus apa pun sistem FOH (Front of House) Anda, hasilnya tidak akan harmonis.

On-Stage Monitor System: Cara Setting Speaker Monitor Panggung yang Benar

Terkadang, saat kita menggunakan sistem FOH dengan dua mixer (mixer depan dan mixer panggung), kita bingung bagaimana cara membagi sinyalnya. Monitor seringkali di anak tiri kan karena penempatannya yang dianggap simpel, padahal disinilah aura audio pertama kali dibuat.


Mengenal 4 Jenis Penempatan Speaker Monitor

1. Floor Monitor (Wedges)

Speaker yang diletakkan tertidur di lantai panggung dan menghadap langsung ke arah pemain. Biasanya terbagi menjadi dua grup: untuk penyanyi (singer) dan untuk musisi. Floor monitor juga sering disebut sebagai Stadia.

2. Side fill Monitor

Ditempatkan di sisi kanan dan kiri panggung. Side fill biasanya mengeluarkan seluruh hasil mix master agar seluruh area panggung terisi suara secara stereo. Ini membantu musisi merasakan "nuansa" musik secara utuh di atas panggung.

3. Drum fill

Monitor khusus untuk pemain drum atau perkusi. Karena suara drum fisik sangat keras, Drum fill biasanya menggunakan speaker dengan power besar (seringkali ditambah subwoofer) agar pemain drum bisa mendengar instrumen lain dengan jelas.

4. In-Ear Monitor (IEM)

Jenis monitor yang menggunakan earphone (nirkabel/wireless). Kelebihan utamanya adalah tingkat kebocoran suara yang rendah ke mic panggung, sehingga risiko Feedback sangat kecil dan hasil suara di FOH jauh lebih bersih.


Teknik Wiring: Rahasia 2 Mixer (FOH & Monitor)

Untuk setting monitor yang profesional, sinyal dari instrumen di panggung harus dibagi menjadi dua arah tanpa mengurangi kualitas sinyalnya. Di sinilah kita butuh alat bernama Splitter Box atau Jumpbox.

Splitter Box untuk Monitor Panggung

Splitter Box bekerja mirip dengan DI Box, tapi dalam skala massal. Sinyal dari mic/instrumen masuk ke Splitter, lalu dibagi: satu jalur menuju Mixer FOH di depan, dan satu jalur lagi menuju Mixer Monitor di samping panggung.

Pelajari Juga:
- Memahami Fungsi Aux Mixer untuk Monitor
- Pentingnya Grounding agar Monitor Tidak Nyetrum

Alur Output Mixer Monitor

Setelah input terbagi, begini cara mengatur jalur output pada mixer monitor agar hasilnya bersih dan tidak feedback:

  1. Stereo Master Out: -> Graphic EQ -> Crossover -> Power Amp -> Sidefill Monitor.
  2. Aux Out 1 (Pre-Fader): -> Graphic EQ -> Floor Monitor Active.
  3. Aux Out 2 (Pre-Fader): -> Graphic EQ -> Drumfill Active.
  4. Aux Out 3: -> In-Ear Monitor Transmitter.

Penting: Selalu gunakan Graphic Equalizer di setiap jalur monitor untuk memotong (cut) frekuensi yang menyebabkan feedback (suara melengking).


Itulah cara setting monitor panggung yang biasa digunakan pada pagelaran musik skala besar. Dengan manajemen monitor yang baik, pemain musik akan nyaman, dan suara yang dihasilkan pun akan maksimal.

Jika Anda punya pertanyaan mengenai cara mengatasi feedback pada monitor, silakan tulis di kolom komentar!

REKOMENDASI UNTUK ANDA:

Komentar