Urutan Pemasangan Sound System yang Benar: Panduan Lengkap & SOP Lapangan
Ringkasan: Urutan Pemasangan Sound System
Berikut adalah SOP urutan pemasangan sound system yang benar secara teknis:
- Positioning: Menata letak speaker dan mixer sesuai layout lokasi.
- Wiring (Pengabelan): Instalasi jalur kabel sinyal dan daya (power).
- Hardware Mounting: Pemasangan rigging, bracket, dan stand speaker.
- Supervisi & Cross-check: Pengecekan jalur sebelum power dinyalakan.
- Soundcheck & Gladi: Penyetelan suara dan simulasi acara.
Memahami Mekanisme Sound System
Yang namanya sound yang sudah menggunakan system berarti memiliki mekanisme yang sudah disesuaikan. Dengan kata lain, diperlukan urutan pemasangan pada sound system tersebut secara baik dan benar.
Seringkali kita menganggap bahwa sound system yang kita pasang sudah benar, padahal belum tentu. Banyak faktor yang dapat merubah settingan sebuah system, di antaranya:
- Luas lokasi acara
- Tingkat kelembaban udara
- Jumlah unit speaker yang digunakan
- Kualitas distribusi daya (power)
Standarisasi System Audio Reinforcement
Untuk sebuah perangkat bisa dikatakan sebagai "Sound System" yang mumpuni, dibutuhkan kriteria khusus:
- Memiliki perangkat audio processor standar (aksesoris lengkap)
- Memiliki sistem monitor panggung yang baik
- Menggunakan sistem Bi-amp atau manajemen frekuensi modern
1. Standar Audio Processor
Sebuah sistem akan layak jika memiliki aksesoris yang lengkap, seperti:
- Graphic Equalizer
- Active Crossover / DLMS
- Compressor Limiter
- External Multi EFX
- Power Distribution
Baca selengkapnya: Fungsi Audio Processor Sound System
2. System Monitor Panggung
Sound system diwajibkan memiliki monitor system yang baik untuk performa di panggung. Info lengkap: Onstage Monitor System
3. System Bi-amp & Digital Management
Sistem bi-amp menggunakan crossover aktif/DLMS untuk membagi range frekuensi speaker secara presisi. Info setting: Cara Setting Crossover Sound System
Urutan Kerja Pemasangan di Lapangan
Jika diuraikan berdasarkan kaidah teknis, maka urutan pemasangannya adalah:
- Unloading & Positioning: Penempatan peralatan sesuai layout panggung dan area audiens.
- Pembagian Tugas Tim:
- Cableman: Menginstalasi seluruh wiring (kabel) sinyal dan power.
- Crew/Steward: Menginstalasi hardware (speaker mount, rigging, stand).
- Sound Engineer: Memberikan briefing, supervisi, dan melakukan cross-check instalasi.
- Cross-check & Soundcheck: Memastikan tidak ada error jalur sebelum sistem dinyalakan, dilanjutkan dengan soundcheck dan gladi resik.
- Standby & Maintenance: Seluruh crew wajib standby selama event berlangsung untuk mengatasi kendala teknis.
Inti dari sound system adalah kekompakan tim. Jika tidak ada koordinasi, maka ia hanyalah benda mati (sound reinforcement), bukan sebuah "system" yang hidup.
Semoga bermanfaat bagi para praktisi audio lapangan!
Pertanyaan Seputar Pemasangan Sound System
Apa urutan pertama dalam pemasangan sound system?
Langkah pertama adalah penataan posisi (positioning) seluruh peralatan sesuai layout lokasi dan kebutuhan akustik sebelum penarikan kabel dilakukan.
Mengapa harus melakukan cross-check sebelum soundcheck?
Cross-check bertujuan untuk memastikan tidak ada kesalahan instalasi kabel (wiring error) yang bisa menyebabkan kerusakan alat atau gangguan suara saat sistem dinyalakan.
Thank you atas artikelnya. Memang yang namanya pemasangan tidak mudah, saya sendiri sudah berkutat di dunia ini begitu lama. Jika tertarik boleh buka website kami di www.soundlab.co.id untuk cek sound system merek Soundlab, mau cek kualitas suara sound kami terlebih dahulu juga bisa :)
BalasHapusSaya sudah beberapa kali menggunakan produk soundlab....bisa dikatakan soundlab merupakan salah satu produk yang memang serius dalam hal pengembangan produk audio diindonesia.terima kasih atas kunjungannya.
HapusTerima kasih juga atas ulasannya :) Ditunggu untuk review produknya. Semoga bisa bekerja sama lagi di lain kesempatan.
HapusTinggal isi Contact form diblog ini kok gan kalau ingin direview produk produknya😁
HapusMau tanya kalo main 2 way bagusan equalizer, nya dulu atau crosovernya dulu ,, maksih
Hapus