Fungsi grounding system wire pada sound system lapangan

⚠️ Safety First: Nyawa Taruhannya!

Grounding bukan hanya soal menghilangkan dengung, tapi soal keselamatan. Arus bocor tanpa grounding yang baik dapat menyebabkan sengatan listrik fatal bagi pemusik maupun kru di atas panggung.

Fungsi Grounding System Wire pada Sound System Lapangan

Pernahkah Anda mengalami bibir tersengat listrik saat menempel di mic? Atau kaki terasa "clekit-clekit" saat nyeker di atas panggung besi? Masalah ini bukan mistis, melainkan tanda nyata bahwa instalasi sound system Anda kekurangan Grounding System yang mumpuni.

Sound system lapangan bekerja dengan daya listrik yang besar. Tanpa jalur pembuangan arus liar yang benar, perangkat Anda tidak hanya akan menghasilkan suara dengung (humming), tapi juga menjadi ancaman bagi siapa pun yang menyentuhnya.

Kabel Grounding Sound System

Kabel tembaga sebagai penghantar ground yang efektif. (Pic: Wikipedia)


Apa itu Grounding Wire?

Grounding wire adalah kabel yang berfungsi memberikan jalur pembuangan arus sisa atau induksi elektromagnetik langsung ke bumi (polaritas nol). Dalam instalasi elektrikal, bumi dianggap sebagai penetral arus liar yang tak terkontrol.

Istilah teknisnya, grounding adalah solusi utama untuk "speakers make buzzing noise when plugged in". Tanpa ini, induksi dari trafo power amplifier akan lari ke bodi perangkat dan masuk ke jalur audio.


Cara Mengatasi Induksi & Mic Nyetrum

Cara paling efektif untuk meredam arus liar ini adalah dengan menambahkan jalur grounding manual, terutama saat bermain di lokasi yang instalasi listriknya tidak memiliki arde (ground) standar PLN.

Langkah Pemasangan Grounding Lapangan:

  1. Siapkan Kabel Tembaga: Gunakan kabel serat tembaga yang cukup tebal agar hantaran arus liar lancar.
  2. Batang Grounding (Earthing Rod): Gunakan paku panjang atau besi beton yang lancap. Semakin dalam tertanam di tanah, semakin baik.
  3. Koneksi ke Perangkat: Tempelkan ujung kabel satunya ke baut bodi mixer atau rak aksesoris. Pastikan baut tersebut bersentuhan langsung dengan bodi besi (kerok sedikit catnya jika perlu).
  4. Basahi Tanah: Tips rahasia agar grounding bekerja maksimal adalah menyiram tanah tempat besi ditancapkan dengan air (atau air garam) agar daya hantar tanah meningkat.
Baca Juga:
- Cara Memasang Kabel pada Jack XLR (Mencegah Noise)
- 5 Penyebab Speaker Aktif Dengung & Solusinya

Dampak Jika Mengabaikan Grounding

Jangan anggap sepele sengatan listrik kecil. Induksi besar bisa berakibat fatal (kematian) jika sirkuit listrik mengalami kegagalan dan mengenai orang yang sedang berkeringat atau memegang besi panggung tanpa alas kaki.

Selain itu, secara kualitas suara, grounding yang buruk akan menyebabkan Noise Floor yang tinggi. Sebagus apa pun Mixer Audio Anda, suaranya akan tetap kotor oleh dengung jika grounding diabaikan.

Intinya: Never Underestimate Small Things, Safety First!


REKOMENDASI UNTUK ANDA:

Komentar

  1. ooh brrti bisa mngatasi masalah pada sound system seperti mic yang mengeluarkan bunyi seperti "bunyi semut" gitu ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Be smart,be polite,dont do spam act...comment wisely.
Using unknown/anonimous account Will not publish